Peran komunikasi digital dalam memperluas peran siaran pers

Don’t turn your nose up at press releases. The founder of Media OutReach argues that they still serve an important purpose—now more than ever.
PR Week - 19 Oct 2020
Jennifer Kok, Founder and CEO of Media OutReach
Jangan anggap remeh siaran pers. Pendiri Media OutReach berargumen bahwa siaran pers masih memiliki tujuan yang penting, yang saat ini bahkan lebih penting lagi daripada sebelumnya.

Apakah siaran pers yang sederhana sudah tidak relevan lagi di era digital saat ini?

Era digital bahkan telah meningkatkan pentingnya siaran pers dan pentingnya humas karena berbagai alasan yang ingin saya sampaikan dalam kesempatan ini. Ketika saya
bertemu dengan agensi humas tradisional, beberapa di antaranya telah melakukan rebrand menjadi agensi sosial atau digital. Mereka bahkan memberitahukan kepada saya bahwa mereka tidak menganjurkan klien mereka lagi untuk menggunakan siaran pers sebagai alat untuk berkomunikasi dengan audiens target mereka.

Keputusan itu cukup menarik. Sebagai penyedia pelayanan kantor berita, kami telah memperhatikan adanya peningkatan permintaan dari agensi pemasaran digital dan konten yang menggunakan siaran pers sebagai upaya utama untuk menyebarkan berita, baik bagi diri mereka sendiri maupun klien mereka.

Oleh karena itu, tentunya saya merasa bingung dengan penolakan dari beberapa sudut industri humas, sekaligus mendapat sambutan hangat dari para pemain baru. Pertanyaan yang harus diajukan adalah ‘Mengapa?’ Apakah karena kurangnya pemahaman tentang peran siaran pers? Saya sendiri merasa sangat senang dengan perkembangan media digital yang telah memperluas peran siaran pers.

Saat ini, siaran pers bukan lagi sekadar alat yang digunakan oleh para profesional humas untuk berkomunikasi dengan jurnalis atas nama suatu organisasi, tetapi juga memiliki banyak peran saat ini.

Pemenuhan peran ini makin meningkat seiring dengan berkembangnya peran model bisnis kantor berita yang juga menyediakan posting berita daring untuk tiap siaran pers. Posting tersebut memungkinkan perilisan tersebut dapat dilihat dengan cepat secara daring, dan pesan apa pun yang ingin dikomunikasikan oleh klien dapat disampaikan segera secara verbatim kepada masyarakat di seluruh dunia.

Tentu saja, ini adalah alat yang penting di tengah era banyaknya berita palsu. Bagi organisasi yang ingin meningkatkan upaya pemasaran digital mereka, siaran pers menawarkan solusi yang tepat. Siaran pers dapat menyampaikan konten dalam berbagai format, mulai dari konten teks, hingga konten multimedia seperti video dan infografis yang menjadikan pengiriman pesan lebih menarik dan mudah dicerna oleh pembaca. Konten tersebut dapat diunggah di situs berita, juga dapat dibagikan di media sosial.

Kami telah bekerja bersama klien untuk mendistribusikan konten tersebut dan telah menyaksikan peningkatan eksposur, dari berita yang dihasilkan dari tulisan jurnalis serta posting viral daring dan di media sosial.

Dengan adanya COVID, banyak acara luring yang tidak dapat diadakan, dan siaran pers multimedia adalah salah satu pilihan bagi para profesional humas untuk memaksimalkan eksposur acara mereka. Distribusi siaran pers bersamaan dengan video yang menyertainya (dalam berbagai format sosial) memberikan opsi kepada jurnalis untuk menceritakan kisah Anda dengan cara yang lebih visual. Metode ini merupakan salah satu cara untuk mencapai fungsi ganda, yang lama dan baru sekaligus.

Mengingat hal tersebut, perkembangan menarik lainnya adalah para profesional humas tidak lagi menulis hanya untuk jurnalis ketika menyusun sebuah siaran pers. Sekarang, mereka menulis untuk jurnalis dan algoritma pencarian. Oleh karena itu, kita harus menghilangkan kata ganti “perusahaan”, “kami”, “dia”, dan sebagainya, lalu menggantinya dengan kata benda yang dapat dibaca oleh algoritma pencarian.

Banyak siaran pers yang pernah saya baca yang masih perlu ditingkatkan khususnya dalam hal ini. Algoritma pencarian memercayai kata kunci yang muncul di media autentik. Dengan demikian, banyaknya posting media autentik yang disediakan oleh kantor berita penting karena membantu siaran berita membangun SEO organik dan meningkatkan peringkat pencariannya.

Yang terakhir tetapi tidak kalah pentingnya, saya sering mendengar dari para profesional humas bahwa opini manajemen bahwa humas merupakan pusat pengeluaran karena tidak menghasilkan penjualan. Namun, di tengah era digital, tentu saja pernyataan ini sangat tidak benar. Siaran pers yang diunggah daring membantu organisasi melintasi batas negara dengan lancar.

Bagaimana kontribusinya? Saya sering menerima umpan balik dari klien bahwa mereka menerima pertanyaan penjualan dan investasi dari wilayah lain yang belum mereka masuki. Berkat adanya siaran pers daring, pasar baru ini kini terbuka bagi mereka. 

Saran saya bagi para profesional humas tradisional yang mencoba memanfaatkan media sosial adalah: jangan tinggalkan siaran pers ini, tetapi rangkullah siaran pers. Siaran pers yang sederhana bisa lebih dari sekadar pesan resmi yang sederhana karena format multimedia dan kemampuan berbagi di media sosial akan menjadikannya lebih menarik.

Previous Next

Talk to Media OutReach Newswire today

HUBUNGI KAMI SEKARANG