Fast News: Pengaruh AI dalam mengubah berita dan dampaknya bagi industri humas

Media OutReach Newswire - 11 Dec 2023
Mi3 AUSTRALIA AI GENERATIVE AI
Sejak OpenAI meluncurkan ChatGPT pada bulan November 2022, AI generatif telah mengguncang dunia, termasuk dunia media.

Pada bulan lalu, penerbit Australia, Mi3, memulai eksperimen publik yang ambisius dalam penerbitan B2B berbasis AI, dengan artikel yang ditulis oleh ChatGPT, dan gambar yang dibuat dengan perintah Midjourney.

Proyek yang disebut Fast News ini diawasi oleh editor Mi3, dengan sebagian besar pekerjaan berat yang dijalankan oleh AI generatif.

Editor Mi3 masih memegang kendali, tidak ada yang disetujui tanpa pengawasan editorial, namun dalam beberapa bulan ke depan, alat AI ini diperkirakan akan mengambil sekitar 95% dari pekerjaan dalam menghasilkan berita transaksional bervolume tinggi.

Diluncurkan melalui kemitraan dengan Salesforce dan ThinkNewsBrands, Fast News mengatasi beberapa tantangan serupa yang dihadapi industri media berita yang lebih luas: Cara menggunakan AI dengan penuh tanggung jawab untuk melindungi jurnalisme inti dan memberikan kebebasan kepada jurnalis untuk melakukan yang terbaik.

“Cara yang bisa kita lakukan untuk menghasilkan berita transaksional dan konten orisinal yang berkualitas, dengan keberadaan kita di pasar, berbicara dengan orang-orang, melakukan panggilan telepon, mengajukan pertanyaan, menyatukan titik-titik, adalah dengan menghadirkan mesin-mesin tersebut,” tutur Paul McIntyre, Editor Eksekutif & Penerbit di Mi3.

“Jadi, kami telah membangun sesuatu yang 95 persen otomatis, sehingga tim kami tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengerjakan volume tersebut.”
FAST NEWS MI3 AUSTRALIA MEDIA OUTREACH NEWSWIRE
Mi3 telah menggunakan Midjourney untuk menciptakan gambar unik seperti ini. Foto: Mi3 Australia

Di bawah ancaman?

Dari semua industri yang “terancam” oleh Gen AI, industri jurnalisme dan humas menghadapi tantangan terbesar terhadap penawaran inti mereka, dengan tugas yang dulunya penting yaitu menulis artikel, siaran pers, posting media sosial, dan konten bersponsor, kini menjadi perintah sederhana yang dapat dihasilkan AI dalam hitungan detik.

Meja berita yang dikendalikan oleh AI akan menimbulkan implikasi besar terhadap cara merek berkomunikasi di dunia media dan dapat mengakibatkan media menjadi lebih bergantung pada materi siaran pers, sehingga memberikan ruang bagi tim yang lebih kecil, yang terdiri dari editor berpengalaman untuk berfokus pada berita yang lebih panjang dan mendalam, serta melakukan analisis.

Menanggapi kekuatan AI yang disruptif dalam penerbitan B2B, para pelaku industri berupaya keras untuk menghadapi tantangan sekaligus peluang.

Selain Fast News, lanskap media yang lebih luas juga mengalami pergeseran paradigma seiring dengan makin sederhananya pembuatan dan distribusi konten.
 
Sektor komunikasi dan humas, yang menghadapi transformasi seismik, harus menyesuaikan berbagai strategi untuk menyeimbangkan berita transaksional dengan konten orisinal yang berkualitas. Sementara automasi AI menangani tugas-tugas bervolume tinggi, jurnalis manusia diberi kebebasan untuk menggali lebih dalam untuk pelaporan dan analisis investigatif. 

Keseimbangan yang rumit antara mendayagunakan efisiensi AI dan mempertahankan integritas jurnalistik menggarisbawahi evolusi industri yang sedang berlangsung menuju masa depan yang diberdayakan oleh AI.  

Seiring berkembangnya lanskap, pembelajaran yang bisa dipetik dari usaha seperti Fast News menjadi pedoman penting bagi arah industri ini.


Previous Next

Talk to Media OutReach Newswire today

HUBUNGI KAMI SEKARANG