Satu pertanyaan pokok yang sering ditanyakan oleh klien kepada saya adalah, “Apakah editor dan jurnalis benar-benar punya waktu untuk membaca semua siaran pers yang mereka terima tiap hari?”
Saya bisa memberitahukan jawabannya kepada Anda, yaitu ya. Namun, mereka hanya menghabiskan waktu rata-rata tujuh detik untuk membaca siaran pers sekilas sebelum mereka memutuskan apakah akan menggunakan cerita Anda.
Karena Anda hanya memiliki waktu sekitar tujuh detik untuk menyampaikan siaran pers Anda kepada editor dan jurnalis yang memiliki keterbatasan waktu, berikut adalah beberapa kiat berguna yang diberikan oleh editor yang telah kami kumpulkan dari berbagai wilayah geografis dan ruang berita tentang cara meningkatkan peluang agar berita Anda dipublikasikan.
Cantumkan judul yang menarik
Judul yang menarik sangat penting untuk menarik perhatian editor dan jurnalis. Judul tersebut harus mencantumkan nama perusahaan atau organisasi yang relevan, dan menyampaikan dengan jelas subjek utama dari siaran pers tersebut. Judul yang ditulis dengan baik harus menjelaskan dengan gamblang isi dari siaran pers tersebut dan menarik perhatian editor untuk membaca lebih lanjut.
Sertakan catatan utama secara singkat
Setelah judul, penting untuk mencantumkan catatan utama secara singkat dan ringkas yang merangkum poin-poin pokok dari siaran pers. Catatan ini berfungsi sebagai gambaran singkat, menyoroti informasi penting secara sekilas yang perlu diketahui oleh editor dan jurnalis. Dengan menyertakan catatan singkat ini, Anda memudahkan mereka dalam memahami pesan inti dari cerita Anda dengan cepat.
Pastikan siaran pers Anda tetap singkat, relevan, tepat, dan ringkas
Editor dan jurnalis memiliki keterbatasan waktu. Oleh karena itu, penting untuk menjaga agar siaran pers Anda tetap ringkas dan tepat sasaran. Fokus pada detail yang paling relevan dan penting, hindari basa-basi yang tidak perlu. Sampaikan informasi yang cukup untuk menyampaikan cerita secara efektif, tetapi lakukan dengan jelas dan ringkas. Siaran pers yang terstruktur dengan baik dan ringkas meningkatkan kemungkinan dibaca dan dipertimbangkan untuk dipublikasikan.
Hindari kata sifat dan pastikan siaran pers Anda faktual
Anda tentu tidak ingin menurunkan minat editor dengan siaran pers yang menyerupai advertorial, dengan menggunakan frasa kata sifat seperti “kami adalah perusahaan terkemuka” atau “produk kami lebih baik daripada pesaing kami”. Berita dimaksudkan untuk objektif. Oleh karena itu, sebaiknya pertahankan fakta tentang perusahaan atau produk Anda. Ingat, redaksi memiliki keterbatasan tenaga kerja dan tiap klaim yang dilakukan harus diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Pikirkan kepentingan pembaca, bukan kepentingan atasan Anda
Saat menyusun siaran pers Anda, penting bagi Anda untuk berpikir dari sudut pandang media. Pertimbangkan apa yang terasa menarik, relevan, dan bernilai bagi audiens mereka. Sesuaikan siaran pers Anda agar selaras dengan kepentingan mereka, dengan berfokus pada aspek-aspek yang menjadikannya layak diberitakan dan menarik. Dengan menggunakan pendekatan pada siaran pers Anda dari sudut pandang media, Anda meningkatkan kemungkinan siaran pers Anda dilihat sebagai konten bernilai yang layak untuk dipublikasikan.
Semua editor yang kami ajak bicara sepakat bahwa jika suatu siaran pers memiliki beberapa kualitas yang sudah kami sebutkan di sini, Anda dapat meningkatkan efektivitas siaran pers Anda dan meningkatkan kemungkinan berita Anda akan dipublikasikan oleh editor dan jurnalis.

